MADIUN — RSUD Kota Madiun mencatat sebanyak 6 aduan masyarakat yang masuk melalui kanal media online sepanjang periode Januari hingga Juli 2026. Seluruh laporan tersebut telah ditindaklanjuti dan diselesaikan secara tuntas sebagai wujud komitmen keterbukaan serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada publik. RSUD Kota Madiun menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada seluruh masyarakat. Partisipasi aktif warga dalam menyampaikan saran, kritik, maupun aduan membuktikan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit daerah untuk terus berbenah ke arah yang lebih baik. Fungsi Strategis Layanan Pengaduan RSUD Kota Madiun * Instrumen Evaluasi Mutu Real-Time: Menjadi barometer langsung untuk mengukur kesesuaian antara standar pelayanan operasional dengan realitas kebutuhan pasien di lapangan. * Akselerasi Penyelesaian Masalah: Memberikan kepastian resolusi yang cepat dan transparan bagi pasien maupun keluarga pasien tanpa hambatan birokrasi yang berbelit. * Dasar Pembenahan Berkelanjutan: Menjadi acuan pembuat kebijakan internal rumah sakit dalam menyempurnakan fasilitas, kompetensi tenaga medis, hingga alur administrasi layanan. * Jembatan Komunikasi Dua Arah: Membangun relasi yang transparan, akuntabel, dan humanis antara pihak rumah sakit dengan masyarakat pengguna layanan. Pengelolaan aduan online ini membuktikan bahwa setiap suara dari masyarakat memiliki peran penting dalam mendorong RSUD Kota Madiun menghadirkan layanan medis yang profesional, ramah, dan solutif. Warga diimbau untuk terus memanfaatkan kanal resmi pengaduan daring yang tersedia guna memastikan setiap aspirasi tertangani secara tepat dan terukur.
MADIUN – Tim Hemodialisa RSUD Kota Madiun menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan bagi para pasien dan keluarga di Ruang Hemodialisa (HD). Kegiatan edukasi ini berfokus pada pentingnya pemahaman mengenai Berat Badan Kering (Dry Weight) dan Interdialytic Weight Gain (IDWG) sebagai faktor penentu keberhasilan terapi cuci darah. Dalam sesi penyuluhan tersebut, tim medis menyampaikan bahwa menjaga kesehatan pasien hemodialisis tidak hanya berlangsung selama mesin dialisis berjalan, tetapi juga sangat ditentukan oleh kedisiplinan pasien dalam memantau kondisi tubuh sehari-hari. Pemahaman yang baik mengenai target berat badan kering dan pembatasan kenaikan berat badan antar-sesi dialisis berperan langsung dalam menstabilkan tekanan darah, mencegah komplikasi serius, serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Untuk mendukung keberhasilan terapi tersebut, tim HD RSUD Kota Madiun membagikan sejumlah langkah praktis yang perlu diterapkan pasien di rumah: * Mengontrol Asupan Cairan: Membatasi konsumsi cairan harian secara ketat sesuai dengan takaran yang dianjurkan oleh tim medis guna mencegah penumpukan cairan berlebih. * Menjaga Pola Makan yang Tepat: Menerapkan diet khusus hemodialisis dengan memperhatikan asupan nutrisi, garam, dan zat gizi lain yang seimbang. * Memantau Berat Badan secara Rutin: Menimbang berat badan secara berkala untuk memonitor laju penambahan cairan antar-jadwal cuci darah. * Konsisten terhadap Saran Medis: Menjalani jadwal terapi secara teratur serta mematuhi setiap instruksi yang diberikan oleh dokter dan perawat. Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan pasien dan pendamping memiliki kesadaran serta motivasi lebih untuk menerapkan gaya hidup sehat. Langkah-langkah preventif kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari diyakini dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan dan kelangsungan hidup pasien hemodialisis di masa depan.
MADIUN – Memperingati Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun menggelar bakti kesehatan promotif-preventif terpadu pada Selasa, 30 Juni 2026. Layanan yang mencakup skrining kanker rektum, pemeriksaan kesehatan jiwa, serta konsultasi gizi klinis ini disambut antusias oleh masyarakat Kota Madiun. Pihak manajemen RSUD Kota Madiun menuturkan bahwa integrasi ketiga layanan ini dirancang untuk menjawab tantangan kesehatan masyarakat modern yang membutuhkan penanganan holistik, mulai dari pencegahan penyakit degeneratif, kesehatan emosional, hingga perbaikan gaya hidup. Fokus Layanan dan Data Kesehatan Terpadu * Skrining Kanker Rektum: Menggunakan metode pemeriksaan fisik colok dubur dan tes darah samar (FOBT). Data epidemiologi nasional mencatat kanker kolorektal (termasuk kanker rektum) menempati urutan ke-4 kasus kanker terbanyak di Indonesia. Deteksi pada stadium dini terbukti meningkatkan angka kesintasan lima tahun (5-year survival rate) hingga 90%, dibandingkan jika baru terdeteksi pada stadium lanjut yang turun drastis di bawah 15%. * Pemeriksaan Kesehatan Jiwa: Layanan skrining psikologis mandiri (menggunakan instrumen SRQ-20) dan konseling psikiater/psikolog klinis. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sekitar 1 dari 10 penduduk dewasa mengalami gangguan mental emosional (seperti depresi dan kecemasan). Layanan ini dihadirkan untuk mendobrak stigma dan mempermudah akses penanganan stres kerja maupun beban psikososial warga. * Konsultasi Gizi Mandiri: Pengukuran komposisi tubuh (bioelectrical impedance analysis) dan edukasi pola makan harian. Layanan ini menyoroti fenomena double burden of malnutrition, di mana prevalensi obesitas dewasa di Indonesia telah melampaui angka 21%—faktor risiko primer terjadinya resistensi insulin, hipertensi, dan tumor saluran cerna. Warga menyambut positif tersedianya paket pemeriksaan komprehensif ini secara cuma-cuma. Melalui momentum hari jadi ke-108 ini, Pemerintah Kota Madiun bersama RSUD berkomitmen memperluas akses deteksi dini berbasis komunitas demi mewujudkan masyarakat yang tangguh, produktif, dan berdaya saing secara fisik maupun mental.
RSUD Kota Madiun kembali menorehkan capaian positif dalam upaya mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang berintegritas. Berdasarkan hasil Survei Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK) Tahun 2026, RSUD Kota Madiun memperoleh nilai 3,968 pada skala 1–4, yang masuk dalam kategori "Bersih dari Korupsi". Survei yang dilaksanakan dengan melibatkan 58 responden tersebut menghasilkan nilai konversi sebesar 99,210 pada skala 1–100. Hasil ini menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap komitmen RSUD Kota Madiun dalam memberikan pelayanan yang transparan, profesional, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Capaian tersebut dibuktikan melalui sertifikat hasil survei yang diterbitkan oleh PT Idea Multiple Management dengan nomor sertifikat IDEA.IPAK.19062026.003 tertanggal 19 Juni 2026. Ke depan, RSUD Kota Madiun berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi zona integritas, meningkatkan transparansi dalam penyelenggaraan pelayanan, serta membangun budaya anti korupsi di seluruh lini organisasi. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang aman, nyaman, berkualitas, dan terpercaya. Capaian nilai IPAK tahun 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa RSUD Kota Madiun terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya unggul dari sisi mutu, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai integritas demi mewujudkan pelayanan publik yang bersih dan melayani.
MADIUN — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun resmi menerima sekaligus melaksanakan kegiatan orientasi bagi 15 dokter peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) tahun 2026 pada Rabu, 24 Juni 2026. Kehadiran para dokter muda dari berbagai universitas di Indonesia ini menjadi wujud komitmen rumah sakit dalam mendukung penguatan kompetensi tenaga medis nasional. Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) merupakan tahapan penting bagi dokter yang baru menyelesaikan pendidikan profesi serta telah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR). Melalui program ini, para dokter menjalani pemantapan kemahiran dan pematangan kompetensi secara terintegrasi, baik di lingkungan rumah sakit rujukan maupun fasilitas pelayanan kesehatan primer di puskesmas jejaring. Fokus Orientasi dan Adaptasi Sistem Kerja Rangkaian kegiatan penerimaan langsung dilanjutkan dengan masa orientasi intensif. Program orientasi ini dirancang untuk membekali para dokter internsip dengan pemahaman komprehensif terkait: * Pengenalan Lingkungan Kerja: Memahami tata kelola, fasilitas, serta alur pelayanan medis di RSUD Kota Madiun. * Adaptasi Sistem Kerja: Menyelaraskan ritme kerja klinis antardepartemen dan integrasi rujukan dengan puskesmas jejaring. * Kepatuhan SOP: Memastikan seluruh tindakan medis merujuk pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. * Budaya Keselamatan Pasien: Menerapkan standar ketat patient safety demi menjamin pelayanan yang aman, efektif, dan berkualitas bagi masyarakat. Dukungan Mutu Pelayanan Kesehatan Penerimaan dokter internsip ini tidak hanya memberikan ruang praktik nyata yang terstandar bagi para dokter baru, melainkan juga memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di Kota Madiun. Melalui pendampingan dokter senior dan tim medis berpengalaman, para peserta PIDI diharapkan mampu mengasah keterampilan klinis, komunikasi medis, serta etika profesi secara optimal selama masa penugasan. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam pemerataan dan peningkatan mutu layanan kesehatan, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh perawatan medis yang responsif dan berstandar tinggi.
RSUD Kota Madiun resmi merilis Buku Profil RSUD Kota Madiun Tahun 2026 sebagai media informasi yang menyajikan gambaran menyeluruh mengenai rumah sakit, mulai dari sejarah, visi dan misi, struktur organisasi, sumber daya manusia, fasilitas, layanan unggulan, hingga berbagai pencapaian dan pengembangan yang telah dilakukan. Penerbitan buku profil ini merupakan wujud komitmen RSUD Kota Madiun dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik sekaligus memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan mengenai perkembangan rumah sakit. Melalui Buku Profil RSUD Kota Madiun Tahun 2026, masyarakat dapat mengenal lebih dekat berbagai layanan kesehatan yang tersedia serta komitmen RSUD Kota Madiun dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, bermutu, inovatif, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien. Buku profil ini diharapkan menjadi referensi yang bermanfaat bagi masyarakat, institusi pendidikan, instansi pemerintah, maupun pihak lain yang membutuhkan informasi mengenai RSUD Kota Madiun. Sejalan dengan semangat transformasi layanan kesehatan, RSUD Kota Madiun akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Buku Profil RSUD Kota Madiun Tahun 2026 dapat diakses pada dokumen dibawah.
RSUD Kota Madiun resmi merilis Laporan Kinerja Tahun 2025 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat. Komitmen kami adalah terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pasien.
Pada tanggal 13 Maret 2026, RSUD Kota Madiun mengadakan kegiatan kerja bakti yang melibatkan seluruh personil di semua ruangan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong, setiap sudut dibersihkan, setiap ruang ditata, demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih, rapi, dan sehat untuk kita semua.
Marhaban ya Ramadhan Bulan penuh rahmat dan ampunan telah tiba. Bulan Ramadhan merupakan momen untuk memperbaiki diri, meraih kebahagiaan, dan menyebarkan kebaikan kepada sesama. Semoga kita diberi kesehatan, kekuatan, dan kelapangan hati untuk menjalankan ibadah di bulan suci penuh berkah.
Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan, kami sampaikan kepada seluruh pasien dan pengunjung bahwa jam buka loket pelayanan di RSUD Kota Madiun mengalami penyesuaian selama bulan Ramadhan mulai 19 Februari 2026