MADIUN – Memperingati Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun menggelar bakti kesehatan promotif-preventif terpadu pada Selasa, 30 Juni 2026. Layanan yang mencakup skrining kanker rektum, pemeriksaan kesehatan jiwa, serta konsultasi gizi klinis ini disambut antusias oleh masyarakat Kota Madiun.
Pihak manajemen RSUD Kota Madiun menuturkan bahwa integrasi ketiga layanan ini dirancang untuk menjawab tantangan kesehatan masyarakat modern yang membutuhkan penanganan holistik, mulai dari pencegahan penyakit degeneratif, kesehatan emosional, hingga perbaikan gaya hidup.
Fokus Layanan dan Data Kesehatan Terpadu
* Skrining Kanker Rektum: Menggunakan metode pemeriksaan fisik colok dubur dan tes darah samar (FOBT). Data epidemiologi nasional mencatat kanker kolorektal (termasuk kanker rektum) menempati urutan ke-4 kasus kanker terbanyak di Indonesia. Deteksi pada stadium dini terbukti meningkatkan angka kesintasan lima tahun (5-year survival rate) hingga 90%, dibandingkan jika baru terdeteksi pada stadium lanjut yang turun drastis di bawah 15%.
* Pemeriksaan Kesehatan Jiwa: Layanan skrining psikologis mandiri (menggunakan instrumen SRQ-20) dan konseling psikiater/psikolog klinis. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sekitar 1 dari 10 penduduk dewasa mengalami gangguan mental emosional (seperti depresi dan kecemasan). Layanan ini dihadirkan untuk mendobrak stigma dan mempermudah akses penanganan stres kerja maupun beban psikososial warga.
* Konsultasi Gizi Mandiri: Pengukuran komposisi tubuh (bioelectrical impedance analysis) dan edukasi pola makan harian. Layanan ini menyoroti fenomena double burden of malnutrition, di mana prevalensi obesitas dewasa di Indonesia telah melampaui angka 21%—faktor risiko primer terjadinya resistensi insulin, hipertensi, dan tumor saluran cerna.
Warga menyambut positif tersedianya paket pemeriksaan komprehensif ini secara cuma-cuma. Melalui momentum hari jadi ke-108 ini, Pemerintah Kota Madiun bersama RSUD berkomitmen memperluas akses deteksi dini berbasis komunitas demi mewujudkan masyarakat yang tangguh, produktif, dan berdaya saing secara fisik maupun mental.